pusat vulkanologi dan mitagasi bencana geologi (pvmbg), badan geologi menyatakan banyak dua jenis longsoran di pergerakan tanah selama kampung cigintung desa cimuncang kecamatan malausma, kabupaten majalengka, jawa barat, yang terjadi di 15 april 2013.
ada dua jenis pergerakan tanah dalam sana, pertama merupakan jenis ialah jenis longsoran dan kedua ialah bidang gerakan tanah rayapan, kata kepala pusat vulkanologi juga mitigasi bencana geologi surono, dalam bandung, surono, senin.
pergerakan tanah jenis longsoran itu, tutur surono, adalah longsoran dan menutup serta menimbun sawah seluas 6 hektar dalam kawasan tebingnya pada kampung cigintung desa cimuncang kecamatan malausma, kabupaten majalengka, jawa barat.
sementara untuk pergerakan tanah bidang gerakan tanah rayapan terjadi dalam bawah tebing-tebingnya, ujarnya.
Informasi Lainnya:
ia menuturkan, pergerakan tanah rayapan ini mempunyai ciri-ciri gerakannya lambat berbeda melalui bidang longsoran.
menurut dia, pergerakan tanah bidang tanah rayapan ini dan terkandung dalam kawasan yang lain yakni dalam hambalang, kabupaten bogor dan kilomter 97 tol cipularang.
surono mengungkapkan, kenapa di sini rentan pergerakan tanah sebab di kawasan itu terkandung bidang tanah lempung atau batuan formasi kaliwangi.
jadi pada wilayah itu jika kena air, dengan begini akan jadi bubur sehingga tanah bergerak. hal ini diperparah melalui banyak pertanian lahan basah seperti sawah serta kolam ikan, katanya.
dikatakannya, kampung cigintung desa cimuncang kecamatan malausma, kabupaten majalengka itu termasuk ke pada zona pergerakan tanah menengah serta tinggi.
artinya daerah tersebut dapat terjadi pergerakan tanah kembali kalau curah hujannya tinggi di situ, ujarnya.